Dr. Tan, Hipertiroid dan Osteoarthritis-ku (bagian 1)

Standard

Di suatu hari bulan November 2016 aku merasakan jantungku berdebar-debar, jauh lebih kencang dari biasanya, seperti orang yang habis berolahraga lari, duk duk duk duk begitu mungkin ya bunyi debaran jantung yang kencang. Beberapa hari kemudian kuputuskan ke dr. jantung di rumah sakit depan rumahku, RS Pelabuhan.

Dokter jantung pun memeriksa ritme jantungku dengan sebuah alat, atau istilah kerennya “EKG” ElektroKardioGram. Terlihatlah ritme jantungku yang begitu cepat. Setelah tanya2, dokter pun mengharuskanku periksa darah di laboratorium. Aku gak ngerti kenapa, dan juga gak ngerti periksa apa saja, aku percaya donk sama dokter jadi langsung saja aku menuju laboratorium. Hasil lab baru keluar 2 hari kemudian. Biayanya mahal boo, 800rb-an hikss Rencananya aku mau ke dr. jantung lagi tapi setelah ke puskemas untuk meminta surat rujukan, dr. puskesmas menyarankanku untuk langsung ke dr. penyakit dalam.

Jadilah aku ke dr. penyakit dalam, awalnya aku ke dr. Beliau pun membacakan hasil lab yang kubawa, bahwa aku positif terkena Hiper Tiroid. Dokter meresepkan obat-obatan sebanyak 5 macam, duh banyaknya… ada obat utama yaitu thyrozol, obat buat jantung, vit. B, dll. Selanjutnya aku pun meminum obat-obatan tersebut dengan rajin, sambil browsing2 tentang Hiper Tiroid. Salah satu penyebabnya adalah faktor keturunan, padahal di keluargaku gak ada yang kena HT, baik papa, mama ataupun oma dan opaku. Entahlah dapat dari mana, atau mungkin karena pola makanku yang gak bener selama ini.

Sekitar 1 bulanan setelah berobat ke dr. jantung di RS Pelabuhan, suatu hari aku merasakan tenggorokanku sakit dan sulit menelan. Lalu diikuti dengan hilangnya nafsu makan juga muntah2, duh bila ingat hal tersebut jadi ngeri sendiri hikss. Setelah beberapa hari akhirnya aku gak tahan lagi, langsung saja ke rumah sakit untuk minta dirawat karena aku lemas gak makan2 juga muntah2. Saat itu menjelang Natal hikss sedihnya mau Natal malah sakit.

Di rumah sakit dokter meresepkan obat-obatan dan masih harus makan, gak diinfus boo hikss padahal susah sekali buat makan. Setelah 1-2 hari dengan obat-obatan yang diberikan dokter, akhirnya daku pun bisa menelan tanpa merasa sakit lagi. Aku tanya ke dokter, kenapakah diriku ini? Dan dokter bilang, kalau HT-ku itu dan mungkin ada gigi berlubang bisa menyebabkan infeksi, so dokter meresepkan Enkasari untuk berkumur. Weleh ternyata benar lho gigiku memang ada yang berlubang saat itu, akibat males ke dokter gigi jadi dibiarkan saja.

So, bila kamu menderita HT (Hiper Tiroid) dan ada gigi yang berlubang, jangan dibiarkan saja ya, nanti kejadiannya bisa sepertiku, beneran gak enaaaakk…

-bersambung-

Advertisements

Pengalaman Tilang dan Denda Ganjil Genap

Standard

Jadi ceritanya tanggal 9 Oktober lalu, daku dan Callis ke Grand Indonesia untuk mencari sepatu. Saat itu kita masuk dari belakang Thamcit, aku tahu sih karena sering ke kantor ISA di Pejompongan sana.

Aku tuh sebetulnya malas banget ke mall-mall, malas parkirnya hehehe tapi berhubung requestnya si semata wayang, jadi deh dibela-belain ke GI. Biasanya sih aku nunggu aja di luar, kebetulan ada tempat duduk, capek euy kalau nungguin Callis.

Selesai dari GI, kita mo pulang donk eh mampir dulu makan Nasi Uduk Kebon Kacang, lupa alamat tepatnya tapi sekitaran Kebon Kacang. Ternyata banyak lho Nasduk Kebon Kacang, gak tahu yang enak yang mana xixi Nah otw pulang, secara daku gak tahu daerah situ, ku pakailah Google Maps. Ndilala si Gmaps mengarahkan ke Jl. Thamrin dan aku gak ngeh, pas ketemu Jl. Thamrin sudah nangkring donk itu polisi2. Mobilku akhiran genap sementara saat itu tanggal ganjil. Tanpa ampun ditilanglah aku hehe yang nyetir sih Callis tapi aku kasih SIM-ku karena Callis mo apply grab, bakalan lama ntar kalau pakai SIM Callis. Oh iya sebagai WNI yang baik, jiahh… aku pilih sidang aja walaupun si pak polisi menawarkan untuk membantu. Iya lho si pak pol bilang, “bagaimana ibu, mau ditilang saja atau mau saya bantu?” cuma aku gak tanya lebih lanjut dengan maksudnya dia untuk membantu.

Sah deh aku ditilang hikss

Di situ tertera tanggal sidang : 27 Oktober 2017 pukul 09.00, aku gak tanya di mana ambil SIM-nya, sepengetahuanku pastilah di pengadilan.

Tanggal 27 Oktober, pagi-pagi aku ke pengadilan Jakarta Pusat yang terletak di Jl. Bungur Raya, Senen.  Oh iya itu juga setelah browsing2 hehe Tiba di sana setelah tanya2, aku diarahkan ke pengumuman ini :

PROSES PEMBAYARAN DENDA TILANG DAN PENGAMBILAN SIM / STNK DILAKSANAKAN DI KEJAKSAAN NEGERI JAKARTA PUSAT YANG BERALAMAT DI Jl. Merpati Blok B XII No. 5 Kemayoran Jakarta Pusat.

So, langsung daku putar haluan ke Kemayoran, untung saja dekat tapi ngeselinnya, saat itu jalan Garuda CMIIW yang biasa aku lewati ditutup, jadi harus cari jalan lain. Oh iya lokasinya itu dekat banget dengan Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, karena aku pernah ke sana jadi faham deh daerah sana. Sekitar jam 11-an daku sampai di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Setelah memasukkan surat tilang, aku tinggal donk buat makan siang, lapar boo xixi Saat itu kupikir nomorku masih jauhhh dan juga lunch break sekitar 1 jam. Ternyata pas daku balik, nomorku udah lewat, untung kelewat baru 4 nomor jadi boleh ambil SIM, entahlah kalau terlewat jauh, ternyata cepat juga…

Btw denda tilang ganjil genap khan maksimal Rp 500.000 yak, bisa dibayarkan di Bank BRI, atau langsung saat ke Kejaksaan tersebut. Oh iya bayarnya sih cuma Rp 149.000, jadi kalau sudah setor ke bank, selisihnya akan dikembalikan.

Jadi sekarang tuh gak ada sidang-sidangan lagi, dianggap sudah sidang jadi ya keputusannya seperti ini. Buanyak banget yang gak tertib ya hahaha setiap hari ribuan yang ditilang. Aku ditilang tanggal 9 Oktober, dan “sidang” tanggal 27 Oktober, hampir 3 minggu, jadi masuk di awal-awal gitu alias paling kanan. Ribet juga lho mencari nama kita di daftar yang banyak banget itu, mesti SABAR yak xixi

 

Kita masukkan surat tilang kita ke bapak baju putih (kaos no. 3), dia akan kasih nomor antrian, trus tunggu deh… Bila tanggal sidangnya sudah terlewat, ada hari-hari tertentu untuk menebus/mengambil SIM, kalau tidak salah hari Jumat, tapi tanyakan lagi aja yaa, takut salah

 

Panci Nonnina, Panci Presto yang Diproduksi di Pabrik yang sama dengan ISA

Standard

Holla teman-teman, mau info2 tentang Panci Nonnina yang adalah panci presto buatan Italia yang diproduksi di pabrik yang sama dengan ISA, dengan bahan stainless steel tebal (stainless 18/10) dengan DIAMETER TERLEBAR (24 cm) dibandingkan panci presto lainnya, DIJAMIN ANTI KARAT SEUMUR HIDUP dan dapat memasak dengan CEPAT dan MUDAH.

Panci Nonnina adalah Panci Presto Pertama dengan diameter TERLEBAR. Ya diameter Panci Nonnina 24 cm menjadi Panci Presto Terlebar yang pernah ada di Indonesia. Dengan diameter lebar, Anda akan bisa memasak bandeng presto yang agak besar (yang kecil kadang sulit didapat di pasar) tanpa memotong-motong si bandeng. Jadi mempresto bandeng utuh tidak masalah. Asyikkk khan.

Walaupun masih baru, Panci Nonnina yang adalah sodaranya Panci ISA telah mulai dipakai para ibu rumah tangga yang merasakan enaknya menggunakan Nonnina dengan diameter terlebarnya itu, untuk membuat ketupat dan lontong.

Panci NONNINA hadir dalam 2 ukuran :

  • 8 liter

dengan tinggi 18 cm

ketebalan dinding panci : 0.88 mm

ketebalan bagian bawah panci : 10 mm

kapasitas 2.5 kg (daging).

 

  • 10 liter

dengan tinggi 22 cm

ketebalan dinding panci : 0.88 mm

ketebalan bagian bawah panci : 10 mm

kapasitas 3.5 kg (daging).

 

Set Panci Nonnina : ini adalah Set Panci Nonnina yang akan Anda dapatkan bila membeli Panci Nonnina :

  • Panci Presto + Tutup Presto
  • Tutup kaca (digunakan bila sudah selesai memasak)
  • Buku resep
  • Timer

Setiap pembelian Nonnina mendapatkan 1 buah panci Daily Set yang berisi 2 buah panci :

  1. 1 panci sauce pan (gagang panjang) dia. 18 cm dan
  2. 1 panci dutch oven (gagang pendek) dia. 20 cm berbahan stainless steel dengan dasar tebal, cocok digunakan  untuk keperluan memasak sehari-hari : memasak sop, soto, saus, indomie, merebus2, dll.

Panci Daily Set 1

More info and order: hubungi Femmy saja ya

0878-8106-0909 (WA)

0813-8071-2348 (telepon)

 

 

Mencoba Rice Pot @Uncle’s Lee Claypot Kelapa Gading

Standard

Sering banget saat otw home dari Kelapa Gading kita lewatin spotlight-nya Uncle’s Lee Claypot, itu tuh jelas banget jadi keinget aja trus kepengen nyobain, makanan apa sih itu? Apakah seperti claypot2 lainnya? Pernah sih nyobain claypot tapi lupa namanya apa hehe

So, suatu saat, lupa tepatnya kapan, kebetulan lewat Uncle’s Lee dan laparr dan moodnya pengen nyobain makanan di situ. Lalu mampir donk hehe

Saat itu sudah malam sih dan sepiii cuma ada 1 pengunjung doank, yaitu aku hahaha Setelah melihat-lihat menunya, jadi pengen nyobain yang ada porknya. Oh iya menunya ini ada yang gak halal gitu, trus harganya lumayan mahal juga ternyata. Per porsi bisa Rp 72.000-an.

Jadi aku order donk yang ada pork-nya, maaf lupa nama menunya. Cukup lama juga sih nunggu hingga makanan disajikan. Aku suka banget si claypotnya, cantik yaa, jadi pengen hahaha

Sayangnya aku gak begitu suka rasa rice claypotnya, kering banget dan rasanya pun plain. Tapi entah ya mungkin banyak yang lain yang suka. Tapi ya cukup tahu saja xixi jadi gak penasaran lagi khan?

Ada yang tahu ini menu apa? Claypot Rice sih pastinya xixi

 

pas lagi sepiii

Ketemu Stella Utomo di Food Hotel Indonesia 2017

Standard

Event Food Hotel Indonesia 2017 sebenarnya telah diselenggarakan 5-8 April 2017 lalu, tapi daku namanya pemalas yak, maksud hati mau posting2 eh sampai 5 bulan kemudian baru diposting #janganditiruyak

Sebenarnya daku tidak bermaksud hadir di Food Hotel Indonesia 2017 lalu, kakiku kumat sakitnya mo ngapain coba… males aja bersakit-sakit xixi tapi kok ya pas hari terakhir keinginanku ke sana begitu kuatnya. Jadilah daku ke sana sendirian hahaha tadinya janjian sama teman tapi ternyata dia bisanya pagi sementara daku bisanya sore hari, alhasil gak ketemu deh kita.

So, dengan bersakit-sakit kakiku, tetap kulangkahkan kakiku ke sana… oh iya, tujuanku waktu itu adalah mencari keju edam, ‘kali aja ada ya di sana hehe

Jadi aku mencari booth-booth perusahaan yang mengimport keju, dan ndilala saat mau ke toilet, daku berpapasan dengan Stella Utomo, owner Rumah Asap, yang sosisnya enak2 itu. Stella ikut berpartisipasi juga, dan mengusung nama “SONIA” untuk sosisnya yang bermacam-macam itu. Menurut Stella dia kerjasama dengan Indomaru, yang importir bahan-bahan masakan Jepang. Jadi dia menjual sosis bakarnya on the spot, murah lho, hanya Rp 10.000 dan mendapat 1 buah sosis bakar ukuran besar. Banyak aja yang ngantri di boothnya itu. Termasuk akyu xixi tapi karena kenal dengan Stella jadi daku didahulukan donk wkwkwk nepotisme yak

Saat ini Stella telah mendapatkan legalitas untuk usaha sosis SONIA-nya itu, seperti no. MD yang dapetinnya susah itu… dan sosis SONIA pun sudah didistribusikan di banyak tempat, wah keren banget euy Stella, sukses selalu ya Stella 🙂

Stella (berkacamata), kok agak kabur yak gambarnya,, duh maafkeun ya yang ini aku ambil dari fb-nya Stella Utomo https://www.facebook.com/cikciks

 

Standing banner-nya SONIA

Nie yang ngantriii beli sosis SONIA, ini udah mendingan sihh

aneka produk Jepang

 

aneka saos Jepang

ini dia sosis SONIA yang yummy itu 🙂

ini belanjaanku di FHI, mo bikin sushi masih belum2, duhh dasar pemalas yak hahaha yang lainnya udah habis sih kepake, even si “arak masak”-nya Jepang

Jual Oven Galaxy, Oven Listrik Ekonomis dan Bagus dari Signora

Standard

Jual Oven Galaxy, Oven Listrik Ekonomis dan Bagus di Jakarta. Oven Listrik Galaxy dari Signora Household termasuk salah satu oven listrik yang laris karena harganya ekonomis dengan ukuran yang besar, karena bisa masuk Loyang 60×40 cm.

Untuk pengoperasian Oven Galaxy ini mudah, dan seperti halnya alat masak atau alat baking lainnya, mesti “digauli” terlebih dahulu supaya lebih kenal jauh system pengapiannya. Oven Galaxy ini berkapasitas 75 liter, lumayan besar khan yaaa… Kenapa saya sebut Oven Listrik Galaxy yang saya jual di Jakarta ini adalah Oven Listrik Ekonomis dan Bagus? Karena dengan kapasitas besar harganya lebih murah dibanding Oven Luxia misalnya. Tapi memang penampakan bodynya lebih kokoh si Luxia sih, jadi untuk pemula not bad-lah yaa… atau untuk cadangan oven juga oke.

Oven Listrik Galaxy ini ok buat memanggang cake, kue kering, roti ataupun macaron. Buat yang berlokasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi free delivery alias pengiriman gratis, namun bisa kirim ke manapun dan jangan kuatir ovennya akan rusak karena dijamin aman dengan packing kayu.

galaxy-1a

Spesifikasi Oven Listrik Galaxy 60 liter :

  • Power : 800 watt (api atas) 800 watt (api bawah)
  • Kapasitas : 60 liter
  • Ukuran rak : 60 x 40 cm
  • Pengatur Suhu s.d. 250 derajat Celcius
  • Pengatur Timer s.d. 120 menit
  • Size : 80 x 40 x 50 cm
  • Bisa susun 3 loyang, namun hanya mendapatkan 1 rak (cooling rack) dan 1 buah alas loyang yang bisa digunakan untuk alas chicken grill.
  • Made in Korea.

Kelemahannya : pengaturan api / suhu oven hanya 1, jadi misalnya mau menggunakan api atas 200 derajat Celcius dan api bawah 170 derajat Celcius —> tidak bisa, tapi jangan kuatir, jarang-jarang kok orang menggunakan suhu berbeda untuk api atas dan bawah tersebut.

galaxy-2 galaxy-5

galaxy-tombol

Oven bisa digunakan untuk :
– memanggang cake
– memanggang roti
– memanggang kue kering
– memanggang ayam (fungsi grill)

Dengan fungsi api atas dan api bawah, juga bisa api atas bawah

Tombol terdiri dari 4 bagian :

  • A – tombol fungsi grill, blower, serta grill dan blower
  • B – tombol pengaturan suhu
  • C – tombol posisi api atas, bawah, serta api atas dan bawah
  • D – tombol pengaturan waktu (timer)

Cara pengoperasian :
1. Posisikan semua tombol di posisi OFF, ada di sebelah kiri tombol.
2. Putar tombol api atas dan api bawah di suhu 200 derajat Celcius.
3. Putar timer sesuai waktu yang diinginkan (20, 30, atau 50 menit, dll).
4. Setelah oven panas (kurang lebih 5 menit), setting di suhu dan pengaturan api yang diinginkan. Bila ingin api bawah saja, setting api bawah di suhu yang diinginkan.

Note : timer harus difungsikan, bila tidak, oven tidak akan menyala.

 

Promo Panci ISA

Standard

Promo Panci ISA | Panci Presto ISA | ISA Pressure Cooker aku posting di sini ya, mana tahu teman-teman mencari Panci ISA Promo, bisa check di sini, moga-moga aku bisa konsisten untuk update promo yang ada.

Buat yang berminat meminang si ISA, keep in mind ya karena biasanya hari-hari tertentu saja Promo Panci ISA | Panci Presto ISA | ISA Pressure Cooker seperti misalnya pas mau hari Raya Lebaran, di bulan puasa sudah dimulai deh tuh promo, atau hari Ulang Tahun ISA, atau saat menjelang Lebaran Haji. Tapi sih belum tentu juga pasti ada Promo lho ya, hanya saja selama ini saya mengamati tendency promo di saat-saat tersebut.

Promo Panci ISA | Panci Presto ISA | ISA Pressure Cooker bervariasi, bisa berupa tambahan bonus barang, bisa juga berupa diskon mulai dari 15-20%. Lumayan khan ya hehehe

Jadi, bila teman-teman telah berniat untuk membeli si Panci ISA ini tapi gak terburu-buru belinya, bisa check di sini, saat kapan saja adanya si Promo Panci ISA. Lumayan banget lho kalau bisa mendapatkan diskon 20% misalnya, bisa saving buat membeli keperluan lainnya…

promo-imlek-2017

isa-ruby-all-size-pic-2

isa-ruby-wm

Oke, ini dia Promo Imlek Panci ISA bulan Januari 2017 ini:

Untuk pembelian Panci ISA RUBY sebagai berikut : Anda akan mendapatkan DISKON 20%, berlaku mulai Senin, 16 Januari 2017 – 31 Januari 2017.

ISA Ruby 5 liter harga Rp 1.959.000

ISA Ruby 7 liter harga Rp 2.199.000

ISA Ruby 9 liter harga Rp 2.499.000

 

Setelah diskon 20%, harganya menjadi :

ISA Ruby 5 liter harga Rp 1.597.200

ISA Ruby 7 liter harga Rp 1.759.200

ISA Ruby 9 liter harga Rp 1.999.200

 

Tetap mendapatkan tutup kaca, timer, buku resep dan cd. No bonus barang.

Jadi, silakan order ya, via WA/sms 0878 8106 0909 atau call 0813 8071 2348 (Femmy)

Kolam Renang Terbuka di Gajah Mada Plaza

Standard

Di suatu waktu dahulu, entah kapan, daku pernah berenang di Gajah Mada Plaza, yang seingatku ada di paling atas gedung tersebut. Juga daku pernah mengunjungi Restomart, toko alat masak / alat-alat catering yang terletak di Lantai 5 gedung Gajah Mada Plaza.

23-25 September lalu, aku menghadiri Seminar Financial Revolutionnya Tung Desem Waringin yang diadakan di Gedung Gajah Mada Plaza Lantai 7, atau lantai teratas gedung tersebut. Wah ternyata ruang seminar satu lantai dengan kolam renang, sayang sekali karena padatnya acara, aku gak bisa ikutan nyemplung di kolam renang, yang kelihatannya bagus jernih gitu…. Iya 3 hari seminar benar-benar padat acaranya, bayangkan, mulai jam 08.00 dan selesai jam 18.000 malah hari kedua selesai jam 22.30, so gak ada waktu deh buat berenang… Padahal daku sering melewati Gajah Mada Plaza, on the way ke kantor di Cideng, tetapi kenapa gak pernah kepengen mampir berenang di situ yak xixi

Berhubung daku tidak berenang di situ, jadi aku share foto-fotonya aja yah…

kolam-renang-gajah-mada-4

hari biasa enak, gak banyak pengunjung

kolam-renang-gajah-mada-1

Jernih khan airnya…

kolam-renang-gajah-mada-3

itu kaca yah, orang yang lewat jalan ini menuju ke ruang seminar jadi bisa melihat kolam renang…

kolam-renang-gajah-mada-5

ada yang jualan juga, tapi gak sempat lihat ada apa aja…

kolam-renang-gajah-mada-6

ke kanan ke ruang seminar, yang kadang menjadi wedding hall juga, seperti ruangan di sebelahnya

kolam-renang-gajah-mada-2

HTM : Senin – Kamis Rp 35.000 dan Jumat – Minggu Rp 40.000 

Jam buka : 07.00 – 19.00

FREE LOKER

Hanya dengan jeminan KTP / SIM / UANG Rp 50.000

Jual Cetakan Lontong a.k.a Kepompong

Standard

Hai hai hai… Pernah lihat Cetakan Lontong ini? Sering disebut juga Kepompong. Jangan tanya kenapa ya, karena terus terang saya tidak tahu hahaha Bila temans mencari Cetakan Lontong, saya jual lho (pengumuman hehe)…

Ada 3 jenis Cetakan Lontong yang saya jual :

  1. Cetakan Lontong dari bahan alumunium, dengan isi 12 pcs, murah sih tapi kalau sudah dipakai tahu sendiri khan ya bahan alumunium, kurang indah dipandang xixi
  2. Cetakan Lontong dari bahan stainless steel dengan isi 12 pcs, ini menengah gitu harganya, bagus juga stainless steelnya
  3. Cetakan Lontong dari bahan stainless steel dengan isi 15 pcs, ini yang paling mahal karena bentuknya pun lebih bagus dan halus. Bedanya dengan yang no. 2 lubangnya lebih halus, jadi tidak terasa kasar di tangan.
cetlon-alu-isi-12-pic-2

no. 1 dari bahan alumunium – tutupnya ada pengaitnya gitu dan tidak ada lubangnya

cetlon-stainless-isi-12

no. 2 dari bahan stainless steel isi 12 pcs – tutupnya tidak berlubang dan cetakan pinggiran lubangnya kasar

cetlon-stainless-265

no. 3 dari bahan stainless steel isi 15 pcs – tutupnya berlubang dan cetakan pinggiran lubangnya halus dan mendapat copy resep membuat lontong dll

Bila temans menggunakan si Cetakan Lontong ini, niscaya lontong yang dihasilkan akan cantik dan seragam bentuknya. Oh iya, beras bisa dibungkus dengan daun pisang dulu, atau plastik tahan panas, lalu masukkan ke dalam kepompong. Posisi di dalam panci, boleh berdiri boleh berbaring, boleh rebahan, bebas bebas aja asalkan airnya banyak alias si lontong tenggelam gitu. Tapi bila memasak menggunakan panci presto, harus diingat ya bahwa jumlah air tidak boleh melewati kuping panci, atau biasanya di panci tertera batasan maksimal jumlah airnya.

Ternyata lumayan banyak yang mencari cetakan lontong ini dan menurut mereka lebih enak, membantu sangat untuk membuat lontong dengan ukuran yang seragam.

Oh iya, saya ada jual di Tokopedia dan Bukalapak juga. Berikut ini linknya :

https://www.tokopedia.com/kaliskukis

https://www.bukalapak.com/femmyjaco

So, bila tertarik dan mau beli, atau mau tanya-tanya dulu juga boleh, silakan call 0813-8071-2348 atau WA 0878-8106-0909

Bila SMS atau WA, mohon sebutkan nama dan lokasi ya supaya enak ngomongnya.

Mencicipi Hidangan ala Colonial di Toko Oen, Malang

Standard

Desember 2014 lalu, bersama teman2 di ISA, daku berkesempatan berwisata ke Bromo, lalu menginap di Malang. Tak lupa mampir ke Toko Oen yang terkenal itu. Duh maafkan ya late post banget ini xixi

img_1216

Siska cantik, Maria and me di depan Toko Oen

 

img_1206

Suasana Toko Oen yang menyenangkan, model kursi yang khas jadul punya, keren yaa

img_1213

roti jadul dengan volume yang besar, yummy…

img_1204 img_1210 img_1208 img_1209 img_1211 img_1212 img_1214 img_1205

Toko “OEN” adalah satu dari sedikit restoran di Indonesia yang masih dikelola oleh keluarga pendirinya. Kira-kira pada tahun 1910, Ny. Liem Gien Nio (“Oma Oen”) membuka sebuah toko kue kering di Yogyakarta dengan nama Toko “OEN”, diambil dari nama suaminya, Oen Tjoen Hok (“Opa Oen”).

Pada tahun 1922, toko kue kering ini dikembangkan dengan menambah fasilitas salon es krim dan restoran. Resep restoran mengikuti citarasa dapur Indonesia, Cina, dan Belanda. Pada tahun 1934 dibukalah cabang di kota Jakarta (dahulu masih bernama Batavia) dan kota Malang. Cabang Jakarta ditutup pada tahun 1973 dan gedung diambil alih oleh  Algemene Bank Nederland (ABN) yang kemudian direnovasi menjadi perkantoran. Gedung yang dipakai oleh Toko   “OEN” Cabang Malang diambil alih oleh pemilik baru. Gedung ini sampai sekarang tetap difungsikan sebagai restoran dengan nama dagang Toko “OEN”, tetapi tanpa ijin dari pemegang hak paten nama Toko “OEN”.

Seputar 1935, Opa Oen membuka cabang di Semarang. Gedung yang dipakai dahulunya adalah sebuah grillroomyang dioperasikan oleh seorang berkewarganegaraan Inggris. Gedung ini berlokasi di Jalan Bodjong no. 52 (kini Jalan Pemuda). Sejak 1936 beroperasilah Toko “OEN” Semarang.

Saat ini hanya tersisa Toko “OEN” di Semarang yang masih memegang resep asli dari Oma Oen. Di sini masih disajikan bermacam sajian Belanda yang terinspirasi dari gaya kolonial: uitsmijter, huzarensalade, kaasstengels, dan lain sebagainya. Untuk melengkapi kesan nostalgia, dan terutama buat penggemar wisata kuliner, tidak sedikit orang datang ke Semarang dari jauh untuk menikmati tutti-frutti.

Kami nanti kehadiran Anda di Toko “OEN”

Copas dari webnya Toko Oen Semarang http://tokooen.com/id/history_of_toko_oen

Lupa euy kalau Toko Oen juga ada di Semarang, tapi ternyata beda owner. Padahal beberapa kali aku ke Semarang, tapi gak pernah kepikiran mampir ke Toko Oen. Kapan2 mesti mampir ini hehe